Pendaftaran Account Trading Klik Banner di Bawah ini:
Daftar Trading
Panduan Mendaftar Forex Trading Klik di: Cara Membuka Akun Trading

Wednesday, April 11, 2012

Pengertian Bank Garansi


Pengertian Bank Garansi | Apa Arti Bank Garansi | Manfaat Bank Garansi

Banyak mungkin yang belum mengerti tentang pengertian Bank Garansi itu apa?
Ini saya nukil dari beberapa sumber mungkin bisa menjadi lebih jelas jika sudah membaca seluruh informasi berikut ini.

Singkatnya Bank Garansi adalah jaminan bank terhadap sebuah proyek nasabah dengan jaminan sejumlah dana yang disimpan dan diblokir oleh pihak bank. Ketika terjadi sesuatu (misalkan tindakan wanprestasi), maka pihak terkait dapat mencairkan bank garansi tersebut sebagai kompensasi dari kerugian yg diterima oleh pihak ke-3. (Fb: Taufan Muhammad Januar )

Bank Garansi, dapat dibedakan dari jenisnya, yaitu:

Bank Garansi dalam bentuk warkat
Bank Garansi dalam bentuk penandatanganan surat berharga
Garansi lainnya

1. Bank Garansi dalam bentuk warkat

Yang termasuk Bank Garansi dalam bentuk warkat adalah: a) Bank Garansi yang diberikan untuk mendukung modal kerja.b) Bank Garansi untuk BAPEKSTA dalam rangka Penangguhan Pembayaran Bea Masuk dan untuk pengadaan Bahan Baku Impor.c) Bank Garansi yang diberikan untuk mendukung keperluan investasi.d) Standby Letter of Credit (SBLC).

2. Bank Garansi dalam bentuk penandatanganan surat berharga

Garansi dalam bentuk penandatanganan surat berharga seperti aval dan endorsement dengan hak regress akan dapat menimbulkan kewajiban membayar bagi penjamin, apabila yang dijamin cidra janji. Pemberian Bank Garansi mulai berlaku sejak tanggal dilakukan pembubuhan tanda tangan kedua, dan seterusnya, serta atas surat-surat berharga yang bersangkutan oleh Bank.

3. Bank Garansi lainnya

Merupakan jaminan (Garansi) yang dikeluarkan oleh Bank di luar jenis Bank Garansi no.1 dan 2 diatas. Apapun bentuknya, dengan dikeluarkannya garansi tersebut, Bank tetap bertindak sebagai penjamin yang dapat menimbulkan kewajiban membayar sejumlah tertentu kepada pihak yang dijamin. a). Garansi bersyarat: Garansi yang terjadi karena adanya perjanjian bersyarat, sehingga dapat menimbulkan kewajiban membayar pada Bank sejumlah tertentu, apabila pihak yang dijamin cidra janji, seperti halnya pada Letter of Credit (L/C). b) Garansi dalam bentuk surat: Pemberian garansi dalam bentuk surat, yang mulai berlaku pada saat penandatanganan garansi dan berakhir pada saat realisasi garansi, dimana syarat perjanjian dipenuhi, atau pada saat tidak dipenuhinya perjanjian.

Pada tulisan saya kali ini, lebih menekankan kepada Bank Garansi yang diberikan untuk mendukung modal kerja usaha. Bank Garansi yang digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja, antara lain adalah:

i) Bank Garansi untuk proyek Pembangunan, Pengadaan Barang/Jasa.

ii) Bank Garansi untuk Pembelian/Pengadaan Bahan Baku dan atau Stock barang dagangan, dan perdagangan (agen/dealer).

iii) Bank Garansi untuk keperluan pita cukai rokok.

i) Bank Garansi untuk proyek pembangunan, pengadaan barang/jasa adalah Bank Garansi yang sering kita kenal, termasuk disini adalah: jaminan tender (tender Bond), Jaminan uang muka (Advance Payment Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond) dan Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond). Sebagai ilustasi, misalkan anda merencanakan untuk membangun sebuah bangunan perkantoran di bilangan segi tiga emas Jakarta, untuk keperluan tersebut anda mengundang beberapa kontraktor atau supplier untuk ikut berpatisipasi. Anda mengadakan tender sebagai cara untuk memilih calon kontraktor yang bonafid atau supplier yang memenuhi syarat. Dalam proses tender, anda akan meminta kepada peserta untuk menyerahkan Bid Bond atau Tender Bond, supaya mereka tidak membatalkan diri secara tiba-tiba setelah ditunjuk sebagai pemenang tender. Kemudian, sebagai pemilik proyek (bouwheer), anda memberikan uang muka kepada pemenang tender untuk mulai melaksanakan proyek tersebut. Agar uang muka tidak hilang karena pemenang proyek cidra janji, anda membutuhkan Advance Payment Bond. Setelah itu, anda membutuhkan Performance Bond supaya yakin bahwa proyek dilaksanakan sesuai kesepakatan, baik dalam kualitas, waktu dan spesifikasinya. Setelah proyek selesai, anda memerlukan retention/maintenance bond, sebelum serah terima proyek, untuk meyakinkan bahwa pelaksana proyek akan melakukan kewajiban layanan purna jual berupa perbaikan-perbaikan dan pemeliharaan dalam jangka waktu tertentu.

Sebagai pemilik proyek, anda harus memastikan bahwa:a) Keaslian dan keabsahan Bank Garansi, dengan cara menghubungi Bank Penerbit. b) Memeriksa masa berlaku Bank Garansi sesuai dengan jangka waktu proyek anda. c) Memahami dan memeriksa syarat-syarat klaim untuk memudahkan anda, apabila terpaksa melakukan klaim. Dari sisi yang dijamin Bank Garansi (pelaksana pembangunan proyek), harus memperhatikan: a. Biaya-biaya yang harus dibayar dalam rangka penerbitan Bank Garansi.b. Melaksanakan kewajiban sesuai dengan yang diperjanjikan dengan pihak penerima jaminan sehingga tidak terjadi klaim atas Bank garansi yang diterbitkan.c. Proses penerbitan Bank Garansi sama halnya dengan proses pemberian kredit, sehingga anda perlu menjelaskan usaha anda secara terbuka kepada Bank.

ii) Bank Garansi untuk pembelian/pengadaan bahan baku/stock barang dagangan dan perdagangan (agen/dealer).

Jenis Bank Garansi ini bertujuan untuk menjamin pihak pemasok (supplier, pabrikan), yang memasok bahan baku, atau barang dagangan yang digunakan, dalam rangka memenuhi kebutuhan modal kerja. Sebagai ilustrasi, anda adalah pemilik sebuah supermarket. Anda membutuhkan barang dagangan antara lain dari Unilever, atau dari pabrikan lain. Untuk memudahkan, setiap kali anda memerlukan, anda tidak harus membayar tunai, namun anda bisa memberikan Bank Garansi yang menjamin pasokan stock barang dagangan anda dalam satu tahun. Dengan adanya Bank Garansi ini, anda tak setiap kali harus pusing menyediakan uang tunai, setiap kali memerlukan pasokan barang dagangan. Dengan demikian, anda bisa mengatur cash flow anda, kapan waktunya membayar pada pabrikan tersebut, sebagaimana yang tertulis dalam surat perjanjian kerja sama, yang dijamin oleh Bank Garansi.

iii) Bank Garansi untuk kepentingan pita cukai rokok

Jenis Bank Garansi ini diterbitkan dengan tujuan untuk kepentingan pihak ketiga, dalam rangka pembebasan dan atau penangguhan pembayaran kewajiban cukai, bea masuk, serta biaya lain yang harus dipenuhi oleh pihak ketiga.

Penilaian Kelayakan Pemberian Bank Garansi

Proses pemberian Bank Garansi, sama halnya dengan proses pemberian kredit, sehingga bagi anda yang memerlukan Bank Garansi, perlu menjelaskan bagaimana kondisi perusahaan kepada Bank. Dari sisi Bank, evaluasi dan analisis yang dilakukan dalam pemberian fasilitas Bank Garansi, pada prinsipnya sama dengan evaluasi dan analisa pemberian kredit biasa. Dalam setiap pemberian fasilitas Bank Garansi, pada hakekatnya berkaitan erat dengan kebutuhan modal kerja atau investasi. Dengan demikian analisis pemberian Bank Garansi tidak dapat dipisahkan dari analisis pemberian kredit modal kerja atau investasi.

Analisis pemberian Bank Garansi, dapat dilakukan dengan cara, antara lain sebagai berikut:

a. Analisis Kualitatif

Bank Garansi merupakan fasilitas contingent yang tidak menyangkut secara langsung transaksi cash-in dan cash-out dalam analisis cash flow. Pemberian Bank Garansi dilakukan melalui hasil analisis untuk memperoleh keyakinan bahwa pihak yang dijamin dapat memenuhi kewajibannya dengan pihak ketiga, sebagai penerima jaminan. Penilaian pada debitur, atau pihak yang dijamin sangat penting, misalkan: i) Analisis karakter dan kemampuan debitur.ii) Analisis past performance penggunaan Bank Garansi, untuk mengetahui kemampuan debitur memenuhi kewajiban pada pihak ketiga.iii) Pengalaman dalam penyelesaian proyek (jenis proyek, besar proyek, tingkat kompleksitas proyek).iv) Klasifikasi kontraktor.v) Bonafiditas pemilik proyek (bouwheer), misal: proyek berasal dari dana APBN, APBD, BUMN, BUMD, swasta dan lain-lain, yang memiliki tingkat risiko berbeda.

b. Analisis Kuantitatif

Pada dasarnya, jumlah atau besarnya Bank Garansi yang diberikan mengikuti permintaan dari pihak ketiga sesuai Surat Perjanjian Kerjasama (SPP/SPK) yang diperjanjikan dengan debitur. Hal penting adalah, analisis kelayakan debitur dilakukan, untuk memperoleh keyakinan bahwa debitur memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban pada pihak ketiga, sehingga tidak terjadi wanprestasi. Analisis kuantitatif meliputi, antara lain: i) Analisis modal (besarnya modal, komposisi modal, sumber pendanaan sendiri, sumber dana dari luar). ii). Analisis cash flow. Analisis ini penting untuk jenis Bank Garansi: Jaminan pelaksanaan proyek, jaminan keagenan ( pengadaan/ stock barang dagangan) dari pabrik, jaminan supply barang (misal supplier beras ke Dolog).

c. Kontra Garansi

Kontra Garansi dapat berasal dari: i) Kontra Garansi dari Bank di Luar Negeri.ii) Kontra Garansi berupa setoran uang tunai.iii) Kontra Garansi lainnya. Kontra Garansi ini diperoleh dari debitur atau pihak ketiga lainnya dengan nilai memadai, untuk menanggung kerugian yang kemungkinan diderita oleh Bank, dapat berupa: Kontra Garansi immaterial (mis Corporate Guarantee dari lembaga keuangan lain), dan Kontra Garansi material.

d. Perhitungan Total Risiko

Untuk menghitung total risiko, harus memperhatikan besar Bank Garansi yang bersifat interchangeable dengan kebutuhan modal kerja (Bank Garansi merupakan bagian dari kebutuhan modal kerja) dan Bank Garansi yang tidak merupakan bagian dari kebutuhan modal kerja. Bank Garansi yang tidak bersifat interchangeable dengan kebutuhan modal kerja, contohnya: Tender Bond, Advance Payment Bond, Performance Bond dan Maintenance Bond. Juga termasuk dalam kelompok ini adalah Bank Garansi dalam rangka kontrak pengadaan, dan kontrak giling dengan sub Dolog. Sedangkan Bank Garansi yang bersifat interchangeable, adalah jaminan keagenan, jaminan pengadaan barang dagangan dari pabrik dan supply barang. (edratna)

Demikian informasi tentang Bank Garansi, jika ada hal hal terkait tentang Bank Garansi, BG dan lain lain bisa browsing lagi di google atau sumber informasi lainnya. Atau mengikuti pelatihan di lembaga pendidikan Perbankan.

Daftar Bacaan:
1. M. Bachsan, S.H., S.E. Hukum Jaminan dan Jaminan Kredit Perbankan Indonesia. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2007.
2. Soimin, Soedharyo, S.H. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Per). Sinar Grafika: Jakarta, 2008.
3. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia tentang Pemberian Garansi Bank tanggal 18 Maret 1999, dan Surat Edaran Bank Indonesia No.23/7/UKU tanggal 18 Maret 1991 tentang Pemberian Garansi oleh Bank.
4. Edratna penulis berkarir di Perbankan, sebagai instruktur di Lembaga Pendidikan Perbankan.
-
- Baca Dulu Info Penting di bawah ini:
* Belajar Forex Privat
* Cara Cepat Mahir Bahasa Inggris

1 comments:

hana ayu on May 3, 2013 at 9:45 PM said...

thank u artikelnya. sangat membantu.

Post a Comment

Terimakasih komentarnya. Sebelum tampil ada moderasi. No Anonymous, No SPAM, No Iklan, No Sara. Masukkan URL lengkap di Kolom tersedia Contoh: http://www.tanyajawabbisnis.blogspot.com
Disini bukan tempat iklan. Maaf ya.

Berlangganan Artikel Gratis via Email. Jangan Ketinggalan!!!

Ingin Berlangganan Artikel Tanya Jawab Bisnis via Email ?
Caranya Silahkan Masukkan Email anda, Lalu Klik Subscribe. Masukkan kode verification message.
Lalu Tekan Complete Subsription Request.100% Gratis.
Buka email Anda lalu klik Link pada email anda untuk mengaktifkan.

Delivered by FeedBurner

Blog : Bisnis Tas Belajar Bisnis Belajar Bahasa Inggris
Syarat mencopy, mempublikasikan, mengambil sebagian artikel dari blog ini: Tuliskan link aktif dari sumber asli. Contoh, Sumber dari: http://tanyajawabbisnis.blogspot.com/2010/01/tips-meningkatkan-page-rank.html

Menerima Kerja-Sama; Pasang Iklan, Iklan Review, Iklan Artikel dll. Kontak Admin Segera.

Program Periklanan :

Bagi Semua saja pembaca setia Blog ini. Blog ini menerima kerja sama apapun yang penting tidak melanggar Hukum.
Menerima Pasang Iklan Banner dengan berbagai ukuran. Menerima Iklan Review dan Iklan Artikel.
Kenapa Harus kerja sama dengan blog ini:
1. Blog ini sudah terindex google dengan ratusan kata kunci baik yang ada di halaman pertama google dan seterusnya. Contoh Ketik kata kunci di google: "tanya jawab bisnis" "tanya peluang bisnis" "tanya formula bisnis" dsb.
2. Memiliki Pengunjung Unik yang banyak. Karena Selalu saya Update.
3. Iklan banner Low Price ada 4 space 125x125 = Rp. 25.000,- perbulan. Bonus Gratis buat banner, bila berlangganan selama satu tahun. Ukuran diluar itu hubungi admin.
4. Iklan Review atau Iklan Artikel
Anda yang menulis = Rp. 150.000,-
Saya yang menulis = Rp. 350.000,-
Kenapa harus Iklan Review / Iklan Artikel? Iklan akan lebih mudah di fahami oleh pembaca. Masa tayang dihalaman depan sekurang-kurangnya 3 hari, masuk arsip blog ini sangat lama max 1 tahun. Artikel mudah terindex google. Masa index artikel sangat lama, sampai batas waktu yang belum ditentukan.


Hormat saya: (Admin)

Cari Hiburan Di Sini
Indikator Forex
My Ping in TotalPing.com

Disclaimer :
Kejadian yang tak terduga (Force Majeure/Force major) seperti bencana alam, account Suspended, akibat hacker dan sebagainya.
Hal tersebut adalah resiko masing-masing pihak. Dan bukan tanggung jawab penulis blog.
Yang pasti kami akan berusaha menyajikan informasi yang terbaik untuk anda semua.
Jikapun ada informasi yang tidak uptodate kami mohon maaf dan tolong diabaikan.
Carilah informasi terbaru dan yang terpercaya.
Saya tidak bertanggung jawab bila suatu saat bisnis yang saya tulis ini menjadi SCAM. Karena saya sebatas sebagai penulis dan trader saja.
Blog ini berasal dari berbagai sumber. Jikalau ada artikel, gambar atau yang lainnya yang ada hak ciptanya yang tampil di blog ini dan anda keberatan ditampilkan, silahkan hubungi saya, akan segera saya hapus.

Support This Blog with Donate. Agar blog ini tetap eksis dan informatif. Terimakasih atas Donasi atau Pembayarannya melalui: BCA / Mandiri (No Rek Di atas sebelah kanan)
IP

Site Meter

Kontak Admin :